Ramadhan Sale Buy 2 Get 3 - valid until 30 Apr 2021

Asana Free ShippingFree shipping no min order
Asana Secure PaymentSecured Payment


Cunca Wulang adalah rangkaian air terjun dan kolam air tawar yang diapit di antara tebing batu kapur yang tinggi. Selama berabad-abad, air telah mengikis beberapa formasi dalam tebing, termasuk membentuk beberapa gua kecil berair. Di bagian bawah sungai, terdapat ngarai tinggi melebar menjadi serangkaian air terjun yang membentang beberapa kilometer ke arah dasar lembah.

Air terjun Cunca Wulang berada sekitar 30 kilometer dari Kota Labuan Bajo mengikuti jalur Labuan Bajo-Ruteng Manggarai. Perjalanannya memakan waktu kurang lebih satu jam. Jalan menuju tempat wisata ini sudah aman dan nyaman dilalui kendaraan. Bila Anda datang sebagai backpacker, tidak perlu khawatir karena terdapat rental motor dan mobil. Disini, masyarakat setempat menjajakkan kopi kepada pengunjung. Tetapi belum ada yang menjual makanan dan minuman.

Ketika sampai, Anda akan disambut para pemandu lokal yang ramah. Biaya masuk antara Rp 30.000 - 50.000 per orang dibayarkan di Wersawa, belum termasuk tambahan pemandu. Disini Anda wajib didampingi pemandu lokal karena mereka yang akan menjaga Anda selama berada di tempat wisata itu. Ini dikarenakan setelah dua jembatan layang dibangun di Cunca Wulang, butuh kehati-hatian lebih saat melintas. Dalam kondisi normal, jembatan itu menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan selain air terjun. Namun saat musim hujan papan alas jembatan menjadi licin dan agak sulit dilewati.

Namun semua perjuangan akan terbayar ketika Anda menyaksikan air terjun Cunca Wulang. Cunca Wulang memiliki pesona alami yang jauh dari kebisingan. Airnya masih jernih dan bersih. Anda dapat berenang, memanjat, dan mendaki sepanjang batu kapurnya mulai dari puncak air terjun utama di ujung ngarai. Ada juga beberapa kolam dalam yang populer untuk lompat ngarai. Anda juga dapat berenang dibawah air terjun atau berjemur diatas batu batuan.

Perlu diingat bahwa mengunjungi Cunca Wulang setelah hujan deras tidak disarankan. Jalan menuju Wersawa yang curam menjadi berbahaya dan terkadang tidak dapat dilalui. Kolam yang jernih berubah menjadi air cokelat berlumpur. Jadi sangat disarankan untuk datang saat musim kemarau.


source : https://authentic-indonesia.com




Comments: 0

No comments

Leave a Reply

Your email address cannot be published. Required fields are marked*